October 12, 2006 at 4:39 am (Poetry)
kerutan-kerutan lelah menghiasi wajah tua nya.
Dia bundaku yg kupandangi dlm keterlelapannya
tak terbilang beban yg dipikul dari pagi buta hingga larut menepi..
tapi sungguh ku tak mampu lagi menahan..
maaf bunda jika ku terpaksa..
ku usap lengannya dan berbisik..
“mak…kebelet pipis…!!”
(duapuluhduatahunyanglalu)
Leave a Comment
October 12, 2006 at 2:24 am (Poetry)
Dan sesungguhnya perasaan itu telah lama kupendam.
Mungkin ini saatnya ku ungkapkan isi hatiku :
” mengapa…! mengapa…! mengapa….
kau begitu tega melupakan utangmu padaku”
(utk seseorang yg melupakan ku..)
Leave a Comment
May 16, 2006 at 8:59 am (Poetry)
think
berfikir adalah kelebihan manusia dibanding mahluk Qhalik yg lainnya
berfikir adalah latihan kepekaan manusia menuju tindakan yg tanpa berfikir
karna manusia itu sudah dpt bertindak tanpa harus berfikir,
karna manusia itu cendrung meramu dalam berfikir antara nafsu dan sistematik
dan manusia menjadi bingung karna emosi yg terlampau terfikir
benar adanya kalau berfikir itu melibatkan hati
karna logika tak akan mampu memikirkan hal yg diluar dari semestinya,
sedang hidup juga jarang dapat berjalan sesuai dengan jalurnya,
jadi hanya hati yg bersih yg mampu membimbing fikiran kita tanpa harus
berfikir (secara berlogika)…tentunya..!!
Dan,karna hati adalah wujud nyata dari Sang Penuntun Mata,
maka kita tidak akan tersesat dalam mengarungi labirin-2 emosi yg
berkamuflase menjadi kehidupan nyata
Dan, Insya Allah pula dg ketulusan hati kita dapat menemukan makna-2 sang
Pembawa Pesan
yg kepada-Nya dititipkan aturan-2 dlm mengkonserfasikan Dunia..(Hati)
2 Comments
May 15, 2006 at 9:14 am (Poetry)
Dan Matahari pun Bersimpuh
(Birthday Simphony)
Hmm..hari itu datang lagi..
Dan senyum haru pun tersungging kembali
Terlintas getirnya perjuangan sang ibu dlm menghantarkan sosok lembut itu ke bumi..
Terlintas pula kebahagiaan Beliau sesaat ketika kau teman merengek lugu mengucap kata IBU..
“SELAMAT ULANG TAHUN YA….”, kata sohib-2 mu kini
Entah senang atau harus sedih utk mendeskripsikan momen itu.?!
karna jauh di dalam hati mu,kau tetap tersadar akan tanggung jawab yg setiap tahun selalu menjadi hadiah mungkil utk mu..
Mereka pun pernah berkata,..
Bahwa kehadiran mu memberi banyak warna..
hingga Matahari pun Bersimpuh teman,untuk warna mu..
hmm….sebesar itu kah makna hadir mu di sini
Ya, Aku yakin akan hal itu..
karna sosok lembut dulu tlah memberi corak baru dunia
karna sosok lembut dulu tlah membawa titipan harapan Sang Peramu Dunia
Kini doa dan Harap mereka lah yg selalu menuntun mu,
Utk menghargai secuil waktu yg dititipkan pd mu,
Warnailah dunia seperti dulu kau datang dan mengguratkan pelangi
Hingga matahari pun bersimpuh kembali…
1 Comment